JLPTMainichi JLPT
Bahasa Indonesia
JLPT N4 · Pola kalimat

ことがある (koto ga aru)

~ことがある — “ada kalanya ~”

Singkatnya · Dengan bentuk kamus atau bentuk ない dari kata kerja, ことがある menyatakan bahwa sesuatu kadang terjadi, meski tidak selalu. Ini pola yang berbeda dari ~たことがある (bentuk lampau) yang membicarakan pengalaman.
Halaman belajar gratis dari Mainichi JLPT — aplikasinya punya 429+ poin tata bahasa, plus kosakata dan ujian simulasi.Lihat aplikasi

Pola

  • 動詞辞書形 + ことがある 抜く → 抜くことがある
  • 動詞ない形 + ことがある 食べない → 食べないことがある

Asal-usulnya

こと yang membendakan ditambah ある (“ada”) secara harfiah berarti “hal seperti itu ada”. Pola ini menyatakan kejadian atau kebiasaan yang muncul sesekali. Bentuk sopannya ことがあります.

Kapan dipakai

Pakai untuk hal yang tidak sering tetapi memang terjadi, seperti 忙しくて、昼ご飯を抜くことがある. Sering muncul bersama たまに dan 時々.

Perbedaan dengan ~たことがある

Bentuk kamus atau ない berarti “kadang terjadi”; bentuk lampau berarti “pernah mengalami”. 日本へ行くことがある artinya “kadang saya pergi ke Jepang”, sedangkan 日本へ行ったことがある artinya “saya pernah ke Jepang”.

Contoh

  • たまに朝(あさ)ご飯(はん)を食(た)べないことがあります。

    Tamani asagohan o tabenai koto ga arimasu.

    Ada kalanya saya melewatkan sarapan.

  • 忙(いそが)しくて、昼(ひる)ご飯(はん)を抜(ぬ)くことがある。

    Isogashikute, hirugohan o nuku koto ga aru.

    Ada kalanya saya begitu sibuk sampai melewatkan makan siang.

  • 夜(よる)、急(きゅう)に不安(ふあん)になることがある。

    Yoru, kyū ni fuan ni naru koto ga aru.

    Ada kalanya di malam hari saya tiba-tiba merasa cemas.

Kesalahan umum

  • Mengubah ke bentuk lampau mengubah artinya: pakai bentuk kamus untuk “kadang-kadang”, dan ~たことがある untuk pengalaman.
  • Jangan pakai untuk hal yang selalu terjadi; kebiasaan harian cukup dengan ~ます atau ~ている biasa.

Poin tata bahasa lainnya

Latih ini di aplikasi

Mainichi JLPT mengubah poin tata bahasa ini menjadi kuis harian dan pengukur kesiapan — 100% gratis, tanpa daftar.

Lihat aplikasi