JLPTMainichi JLPT
Bahasa Indonesia
JLPT N4 · Permintaan, izin & larangan

な (na)

~な — “jangan ~!” (perintah larangan)

Singkatnya · Menambahkan な pada bentuk kamus kata kerja menghasilkan perintah larangan yang tegas: “jangan ~!”. Dipakai oleh laki-laki atau dalam situasi yang keras dan langsung seperti peringatan atau rambu, bukan dalam percakapan sopan.
Halaman belajar gratis dari Mainichi JLPT — aplikasinya punya 429+ poin tata bahasa, plus kosakata dan ujian simulasi.Lihat aplikasi

Pola

  • 動詞辞書形 + な 触る → 触るな / 吸う → 吸うな / 話す → 話すな

Asal-usulnya

Ini partikel akhir kalimat な yang dipasang langsung pada bentuk kamus: する menjadi するな dan 来る menjadi 来るな. Alasan sering ditambahkan, seperti 危ないから、触るな.

Kapan dipakai

Pakai untuk perintah singkat dan keras: peringatan bahaya, orang tua memarahi anak, rambu dan slogan (立ち入るな). Contohnya ここでたばこを吸うな dan 授業中に話すな.

Perbedaan dengan bentuk sopan

Ini larangan yang kuat, jadi jangan pernah dipakai kepada atasan atau orang asing. Untuk bentuk sopan, pakai ~ないでください atau ~てはいけません; untuk nada kasual yang lebih lembut, pakai ~ちゃだめ.

Contoh

  • 危(あぶ)ないから、触(さわ)るな。

    Abunai kara, sawaru na.

    Berbahaya, jadi jangan disentuh.

  • ここでたばこを吸(す)うな。

    Koko de tabako o suu na.

    Jangan merokok di sini.

  • 授業中(じゅぎょうちゅう)に話(はな)すな。

    Jugyōchū ni hanasu na.

    Jangan berbicara selama pelajaran.

Kesalahan umum

  • な akhir ini perintah yang keras; jangan pakai kepada atasan atau orang yang baru dikenal.
  • Pasang pada bentuk kamus (食べるな), bukan bentuk ない (食べないな).

Poin tata bahasa lainnya

Latih ini di aplikasi

Mainichi JLPT mengubah poin tata bahasa ini menjadi kuis harian dan pengukur kesiapan — 100% gratis, tanpa daftar.

Lihat aplikasi